Agenda.rawaaopakonsel.ac.id, Jakarta – Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan turut berpartisipasi dalam audiensi antara BINUS University dan Kementerian Pariwisata yang berlangsung di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis (2/7/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam membahas penguatan sumber daya manusia (SDM), pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta pengembangan pariwisata berkelanjutan di Indonesia.
Audiensi yang difasilitasi Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas SDM Aparatur dan Pendidikan Vokasi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Lantai 11 Gedung Sapta Pesona. Pertemuan dihadiri Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, perwakilan BINUS University, Prof. Dr. John Connell dari Sydney University, Australia, serta delegasi dari lebih dari 27 perguruan tinggi di Indonesia, termasuk IAI Rawa Aopa Konawe Selatan yang diwakili Wakil Rektor I, Ismail Suardi Wekke.
Forum membahas berbagai strategi untuk memperkuat promosi pariwisata Indonesia di tengah tantangan efisiensi anggaran pemasaran. Salah satu pendekatan yang menjadi perhatian adalah optimalisasi teknologi digital berbasis perangkat seluler guna meningkatkan efektivitas promosi destinasi wisata kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dalam kesempatan tersebut juga diperkenalkan inovasi MaiA, asisten virtual berbasis kecerdasan buatan yang dirancang membantu wisatawan merencanakan perjalanan secara lebih personal. Teknologi ini mampu memberikan rekomendasi destinasi, durasi perjalanan, hingga aktivitas wisata sesuai kebutuhan dan preferensi pengguna.
Selain transformasi digital, pembahasan juga menitikberatkan pada pengembangan pariwisata berkelanjutan melalui penguatan desa wisata berbasis komunitas. Evaluasi penyelenggaraan berbagai event pariwisata turut menjadi perhatian agar mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi sektor perhotelan, restoran, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
IAI Rawa Aopa Konawe Selatan memandang forum tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia industri dalam menyiapkan SDM yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus mampu menjawab kebutuhan industri pariwisata yang terus berkembang.
Partisipasi IAI Rawa Aopa Konawe Selatan juga menjadi wujud komitmen institusi dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan nasional melalui penguatan riset, inovasi, dan kemitraan lintas sektor.
Audiensi menghasilkan tiga agenda tindak lanjut, yaitu menjadikan transformasi SDM, penyelenggaraan event, *safety tourism*, dan teknologi AI sebagai pilar utama menuju Indonesia Emas 2045; mendorong pendekatan yang lebih terukur, tepat sasaran, dan berbasis kebutuhan lapangan; serta mengimplementasikan kolaborasi melalui program percontohan (pilot project) yang dikoordinasikan secara terpadu agar lebih efektif dan berkelanjutan.
Melalui keikutsertaan dalam forum nasional tersebut, IAI Rawa Aopa Konawe Selatan menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan SDM unggul, penguatan inovasi, serta kolaborasi strategis yang mendukung kemajuan sektor pariwisata Indonesia yang berdaya saing global.