IAI Rawa Aopa dan Koperasi Homestay Malaysia Jajaki Kolaborasi Pengabdian Masyarakat dan Pariwisata Syariah

Agenda.rawaaopakonsel.ac.id, Kendari – Delegasi Koperasi Homestay Telok Ketapang, Kuala Terengganu, Malaysia, tiba di Bandara Haluoleo Kendari, Minggu (19/7/2026). Kedatangan rombongan tersebut menjadi agenda awal sebelum melanjutkan perjalanan ke Kampus Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa, Konawe Selatan, untuk menjajaki peluang kerja sama strategis di bidang pengabdian kepada masyarakat dan pengembangan pariwisata syariah.

Setibanya di Kendari, pimpinan delegasi Koperasi Homestay Telok Ketapang, Azmi bin Abd Azis atau yang akrab disapa Cikgu Azmi, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran perjalanan dari Kuala Terengganu menuju Kendari. Ia juga mengungkapkan antusiasme delegasi untuk berdiskusi dengan sivitas akademika IAI Rawa Aopa mengenai berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menurutnya, kunjungan tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan dalam mempererat hubungan kerja sama berbasis komunitas antara Indonesia dan Malaysia.

Pihak IAI Rawa Aopa menyatakan seluruh persiapan penyambutan di kampus telah rampung. Wakil Rektor IAI Rawa Aopa, Ismail Suardi Wekke, menjelaskan bahwa pertemuan yang berlangsung pada 19–21 Juli 2026 akan difokuskan pada pengembangan konsep eco-tourism yang terintegrasi dengan program pengabdian kepada masyarakat yang selama ini dijalankan oleh dosen dan mahasiswa.

Ia menilai kunjungan delegasi dari Malaysia menjadi kesempatan penting bagi kampus untuk mempelajari tata kelola pariwisata berbasis komunitas yang telah berkembang di Telok Ketapang. Melalui pertukaran pengalaman tersebut, IAI Rawa Aopa berharap dapat memperkuat model pemberdayaan masyarakat sekaligus memperluas jejaring kerja sama internasional.

Setelah beristirahat sejenak di Kendari, rombongan melanjutkan perjalanan darat menuju Konawe Selatan. Selama kunjungan, delegasi dijadwalkan meninjau sejumlah desa binaan kampus yang berada di sekitar kawasan taman nasional sebagai bagian dari pengenalan potensi pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.

Perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam tim penyambutan menyambut positif kunjungan tersebut. Mereka menilai interaksi langsung dengan praktisi internasional akan memberikan pengalaman berharga serta membuka peluang lahirnya program-program kolaboratif, termasuk pengembangan magang internasional bagi mahasiswa IAI Rawa Aopa.

 

 

Admin Humas
Author

Admin Humas