Agenda.rawaaopakonsel.ac.id, Andoolo – Program Pengabdian kepada Masyarakat ini diinisiasi sebagai respon nyata terhadap kebutuhan percepatan transformasi digital dalam dunia pendidikan (Direncanakan berlangsung tanggal 1 September, Pukul 14.00 WITA). Perkembangan teknologi menuntut para pendidik untuk tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga adaptif dalam memanfaatkan perangkat digital guna menciptakan suasana belajar yang interaktif dan relevan bagi generasi masa kini. Melalui kegiatan workshop ini, tim pengabdi hadir untuk menjembatani kesenjangan kompetensi digital guru serta mendorong terciptanya inovasi pembelajaran di sekolah mitra.
Fokus utama workshop ini berpusat pada optimalisasi ekosistem Google Workspace for Education sebagai media pembelajaran yang efektif, mudah diakses, dan kolaboratif. Para peserta dibimbing untuk mendalami fungsi berbagai fitur, mulai dari pengelolaan kelas digital berbasis Google Classroom, penyusunan bahan ajar interaktif dengan Google Slides dan Google Sites, hingga perancangan asesmen otomatis menggunakan Google Forms. Pengenalan ekosistem komputasi awan ini dirancang agar guru dapat mengelola materi serta interaksi kelas secara terstruktur dan efisien.
Pelaksanaan workshop mengutamakan pendekatan praktis (hands-on workshop) dengan komposisi materi yang didominasi oleh simulasi langsung. Setiap peserta tidak hanya menerima pemaparan teori, melainkan langsung mempraktikkan pembuatan modul ajar digital menggunakan perangkat masing-masing. Didampingi secara intensif oleh tim fasilitator, peserta diajak memecahkan kendala teknis yang kerap dihadapi di lapangan, mulai dari manajemen hak akses dokumen hingga integrasi media multimedia ke dalam tugas siswa.
Selain sesi pemaparan dan praktik, acara ini juga menyertakan sesi gelar karya (showcase) mini dan evaluasi sejawat untuk meninjau media pembelajaran yang telah disusun. Melalui diskusi interaktif ini, para guru saling bertukar ide mengenai strategi penyampaian materi ajar yang kreatif dan kontekstual. Umpan balik yang konstruktif dari tim narasumber membantu peserta menyempurnakan media yang dibuat sehingga langsung siap diimplementasikan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.
Melalui kegiatan pengabdian ini, diharapkan para pendidik memiliki kemandirian dalam memanfaatkan teknologi pendidikan. Inisiatif ini tidak hanya berhenti sebagai pelatihan seremonial, tetapi menjadi langkah awal pembentukan komunitas belajar guru yang berkelanjutan. Sinergi antara institusi pengabdi dan sekolah mitra ini ditargetkan mampu meningkatkan mutu pembelajaran secara menyeluruh serta menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi para siswa.